Menuju Banyuwangi Stop BAS 2019

Hari ini boleh dibilang momentum yang patut dicatat bagi pemerhati lingkungan Banyuwangi. Ya, Hari Selasa, Tanggal 16 Juli 2019.
Desa Ketapang dan Kelurahan Klatak Kec. Kalipuro, tepat pukul 10.15 wib. Kades Ketapang beserta Lurah Klatak Kec. Kalipuro menyusul lainnya, mendeklarasikan sebagai Desa dan Kelurahan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS). Dikenal juga Deklarasi Desa/Kelurahan Open Defecation Free (ODF). Di samping dihadiri oleh perwakilan masing-masing deklarator, yang tergabung dalam Komite STBM Desa/Kelurahan, acara ini dihadiri juga oleh Camat Kalipuro beserta Forpimka Kalipuro.
Hadir juga pada acara ini adalah, Kepala Puskesmas Klatak dan Kelir. Acara yang dikemas dengan sederhana ini, sungguh nampak semarak, karena dihadiri pula oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Bapak Yusuf Widyatmoko juga Beberapa Pejabat Pemkab Banyuwangi, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Bapak dr. Rio W Lestarionobeserta Kabid Kesmas, dr. Juwono dan Kasie Kesling Kesja Or, Bp. Winanto Hari Sasongko.
Diawali dengan santunan terhadap anak yatim/piyatu, sebagai tradisi khas Banyuwangi dalam setiap kegiatan, acara deklarasi didahului dengan sambutan selamat datang oleh Camat Kalipuro, Bp. Henry Suhartono, AP, S.Sos, MM. Dalam sambutannya, Camat Kalipuro, menyampaikan bahwa Deklarasi kali ini merupakan yang paling akhir dari 217 Desa dan Kelurahan di Banyuwangi. Namun Beliau juga menyampaikan, semoga setelah deklarasi, ditindaklanjuti dengan pelaksanaan pilar-pilar STBM lainnya, sehingga menyandang Status Desa STBM, sebagai mana yang telah disandang oleh Desa Telemung Kec. Kalipuro dan Desa Wonosobo Kec. Srono. Dilanjutkan dengan sambutan Bapak Wabub yang menyampaikan apresiasi yang luar biasa, kepada Desa Ketapang dan Kelurahan Kalipuro, yang telah mendeklarasikan sebagai Desa/Kelurahan ODF, walaupun paling akhir. Beliau juga berpesan agar Komitmen untuk Stop Buang Air Besar Sembarangan, hendaknya berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Stop BABS, oleh masing-masing deklarator yang disaksikan oleh para pejabat yang hadir. Deklarasi ini, mejadikan seluruh desa dan Kelurahan di Banyuwangi, 217 desa/kelurahan sudah genap 100% ODF. Selanjutnya, upaya yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi ini, segera ditindaklanjuti dengan mengajukan Verifikasi tingkat Kabupaten, sehingga Claim 100% ODF, bisa mendapatkan pengakuan.
Semoga dokumentasi yang mendukung Claim 100% ODF, dapat bersama-sama diinfentarisir, sehingga 100% ODF dapat terverifikasi.

75 Views

Post Author: keslingkesjaor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *