GEMMASS

  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi
  • dinas kesehatan banyuwangi

Login



Pengunjung

Ada 7 tamu online
Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
B.2 AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN

1. Upaya Pelayanan Kesehatan

Upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan secara rawat jalan bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehatan ringan dan pelayanan rawat inap baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapatkan gangguan kesehatan sedang hingga berat. Sebagian besar sarana pelayanan Puskesmas dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi kunjungan rawat jalan sedangkan rumah sakit yang dilengkapi berbagai fasilitas di samping memberikan pelayanan pada kasus rujukan untuk rawat inap juga melayani untuk kunjungan rawat jalan. (Depkes RI, 2007)
Selama kurun waktu 2007, cakupan Rawat Jalan di Puskesmas dan Rumah Sakit se – Kab. Banyuwangi, terdapat sebanyak 1.704.482 atau 108,13% dari jumlah penduduk kabupaten Banyuwangi yaitu 1.576.328. Sedangkan cakupan cakupan Rawat Inap adalah sebanyak 63.512 atau sekitar 4,03% dibandingkan jumlah penduduk.
Sedangkan untuk cakupan Kunjungan Gangguan Jiwa, selama tahun 2007 terdapat 8.317 kunjungan, atau sekitar 1,15% dari total cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap. (Tabel 42)

2. Pelayanan Kesehatan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium dan radiodiagnostik merupakan pelayanan kesehatan penunjang dalam menegakkan diagnosa penyakit.
Di Kabupaten Banyuwangi, baru 92,98% sarana kesehatan (puskesmas dan rumah sakit) yang mempunyai Laboratorium Kesehatan, yaitu semua rumah sakit umum (6) dan puskesmas memiliki laboratorium kesehatan. Sedangkan dari 5 (lima) rumah sakit khusus yang ada, baru 2 (dua) rumah sakit yang memiliki laboratorium kesehatan, dan rumah sakit jiwa belum memiliki laboratorium kesehatan.

3. Pelayanan Kesehatan Spesialis Dasar di Rumah Sakit

Dari sebanyak 6 (enam) rumah sakit umum di Kabupaten Banyuwangi, 100% mempunyai 4 (empat) spesialis dasar.

4. Pelayanan Farmasi

Upaya pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara paripurna. Upaya tersebut dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan obat generik dan obat esensial yang bermutu bagi masyarakat; mempromosikan penggunaan obat yang rasional dan obat generik; meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di farmasi komunitas dan farmasi klinik serta pelayanan kesehatan dasar; serta melindungi masyarakat dari penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan, mutu, dan keamanan.
Pada Tabel 44 dapat dilihat, ketersediaan obat sesuai kebutuhan di kabupaten Banyuwangi pada tahun 2007 adalah sebesar 98,38%, atau baru 121 jenis obat yang tersedia dari 123 jenis obat yang dibutuhkan.
Sedangkan untuk capaian penulisan resep obat generik, berdasarkan data yang dihimpun dari puskesmas di kabupaten Banyuwangi, baru tercapai sebesar 90,99% dari semua penulisan resep obat di puskesmas.

 

APAKAH ANDA MASIH MEROKOK.... ??

Meski semua orang tahu bahaya yang ditimbulkan akibat rokok, perilaku merokok tidak pernah surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, kantor, angkutan umum maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat di sebelah ibu yang sedang menggendong bayi sekalipun, seorang perokok tetap tenang mengembuskan asap rokoknya, dan biasanya orang-orang yang ada di sekelilingnya seringkali tidak peduli. Hal yang memprihatinkan adalah usia mulai merokok yang setiap tahun semakin muda. Bila dulu...

EFFEKTIFITAS FOGGING (PENGASAPAN) DALAM UPAYA PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH

EFFEKTIFITAS FOGGING (PENGASAPAN)  DALAM UPAYA PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH  Jumlah Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2088 menurun dibanding tahun 2007 sebanyak 226 kasus atau 28,68%. Hal ini disebabkan masyarakat mulai sadar akan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui tiga kegiatan yaitu : menutup tempat-tempat penampungan air, menguras bak mandi dan menimbun kaleng bekas, botol yang tidak terpakai. ...

Gerakan Masyarakat Mandiri Sadar Sehat ( GEMMASS)

Gerakan Masyarakat Mandiri Sadar Sehat ( GEMMASS) Adalah suatu Kegiatan terpadu oleh Individu, Keluarga dan Masyarakat dengan dukungan semua sektor terkait dan tokoh masyarakat sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari...
More: