Selasa, 17 Apr 2018, 15:12:41 WIB, 285 View Administrator, Kategori : Nasional

Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah SWT, haji mabrur itu tidak ada balasan lain kecuali surga.. Sabda Nabi Muhamad Saw yang menggambarkan  kesempurnaan ibadah haji sangat ditentukan karena niatnya.
Musim Haji akan segera tiba, Tenaga kesehatan Banyuwangi di Lingkungan Puskesmas sedikitnya telah memeriksa 1.006 ( seribu enam) orang  calon jama’ah haji (CHJ) tahun 2018. Ada  3 tahapan pemeriksaan, yaitu Tahap pertama : dimulai saat calon jama’ah haji akan melakukan pendaftaran, hal ini untuk mendapatkan nomor porsi dalam menetapkan status kesehatan jama’ah haji risiko tinggi atau tidak risiko ringgi. Tahap Kedua dimulai sejak saat calon  jama’ah haji  terpanggil untuk pelunasan BPHI (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) atau telah mendapat informasi akan berangkat 6 bulan – 2 tahun mendatang hal ini untuk  menetapkan Istitho’ah kesehatan jama’ah haji. Tahap Ketiga Pemeriksaan yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji ( PPIH) di Embarkasi Surabaya.
Vaksinasi Meningitis diberikan untuk pencegahan terhadap penyakit meningitis ( Radang Otak ) dan sebagai persyaratan secara Internasional apabila memasuki suatu negara  Saudi Arabia sehingga hukumnya wajib bagi setiap jama’ah haji  dan pemberian vaksinasi Influenza direkomendasikan bagi jama’ah resiko tinggi ( yang terkena penyakit Influenza ), usia 60 tahun keatas atau jama’ah yang memerlukan sebagai pertahanan tubuh.  Latihan fisik ( Olah Raga ) sangat diperlukan bagi setiap jama’ah untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap prima dan untuk adaptasi cuaca di Arab Saudi yang sangat dingin ( suhu 2 – 8 C ) pada malam hari dan 42- 52 c pada siang hari , maka bisa dilakukan jalan pagi setelah sholat subuh selama ½ - 1 jam , 3 kali dalam seminggu , bagi jamaah yang menderita sesuatu penyakit dikonsultasikan lebih dahulu ke dokter.
Persiapan akomodasi yang berkaitan dengan menjaga kondisi kesehatan perlu diperhatikan antara lain  pakaian  warna gelap untuk mengurangi rasa dingin, baju lengan panjang,  kopiah, sorban bila punya,  kaus kaki , kaos tangan dan baju hangat / jaket,  masker, untuk mencegah penularan penyakit,  kacamata hitam , untuk melindungi mata dari sinar matahari, topi lebar /payung  untuk melindungi kepala dari sinar matahari, membawa pelembab kulit dan bibir , untuk mencegah kulit dan bibir pecah karena hawa dingin, bila akan bawa   makanan yang mengandung gizi yg sesuai dan aman untuk penerbangan,  obat - obatan dan vitamin sesuai rekomendasi dokter yang telah memeriksa serta obat untuk menunda menstruasi.
 Pemeriksaan kesehatan setelah kepulangan para jemaah haji dari tanah suci juga dilakukan untuk mencegah penyakit atau penularan virus. Hal itu biasa  dilakukan selama 14  hari terhitung hari pertama tiba di Banyuwangi. Para jama’ah  haji di wajibkan memeriksakan kondisinya di layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas atau klinik. Hal ini untuk memantau sekaligus melakukan deteksi dini tiga virus MERS COV , Ebola serta Avian Influenza.
“Bidang Kesehatan telah berupaya untuk menjaga kesehatan Para Jamaah Haji ketika  sebelum, saat dan pasca menunaikan Ibadah Haji, hal tersebut juga pastinya harus didukung oleh para jemaah haji untuk selalu terus menjaga kesehatannya agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan”, Pungkas Kepala Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Banyuwangi Hadi Sutoyo,S.Kep.Ns.MPH





Tuliskan Komentar