{"id":574,"date":"2019-03-05T10:03:42","date_gmt":"2019-03-05T03:03:42","guid":{"rendered":"http:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/?p=574"},"modified":"2019-03-05T10:03:42","modified_gmt":"2019-03-05T03:03:42","slug":"festival-posyandu-kreatif-cara-banyuwangi-apresiasi-jasa-kader-posyandu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/festival-posyandu-kreatif-cara-banyuwangi-apresiasi-jasa-kader-posyandu\/","title":{"rendered":"Festival Posyandu Kreatif, Cara Banyuwangi Apresiasi Jasa Kader Posyandu"},"content":{"rendered":"<p>BANYUWANGI \u2013 Lebih dari 2.000 kader Posyandu mengikuti Festival Posyandu Kreatif di Banyuwangi, Senin (4\/3\/2019). Pesta para kader Posyandu tersebut berlangsung meriah. Acara semakin seru dengan kegiatan timbang masal seribu balita, lomba kreasi pemberian makanan tambahan (PMT) balita, workshop parenting, hingga lomba alat peraga edukasi (APE) kesehatan. Sejumlah penghargaan dari hasil lomba kreativitas Posyandu diserahkan di ajang tersebut.<\/p>\n<p>\u201dPeran Posyandu sangat besar dalam proses tumbuh kembang anak. Festival ini adalah apresiasi untuk kader Posyandu yang telah mengabdi menjadi pejuang kesehatan keluarga terdepan. Negara ini berutang budi kepada ibu-ibu semua,\u201d kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di hadapa ribuan kader Posyandu.<\/p>\n<p>Festival ini, lanjut Anas, menunjukkan betapa pentingnya keberadaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.<\/p>\n<p>\u201cMasa-masa pertumbuhan 0-5 tahun, golden age, sangat krusial bagi masa depan anak. Para kader Posyandu-lah yang memantau perkembangan generasi penerus sejak dini, memberikan makanan tambahan hingga imunisasi,\u201d ujar Anas.<\/p>\n<p>Anas mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, Posyandu harus dijadikan salah satu pilar untuk mewujudkan Generasi Emas 2045, di mana balita saat ini akan berusia 25-30 tahun pada 2045. Itulah usia produktif untuk membangun daerah dan Indonesia.<\/p>\n<p>Ketua Penggerak PKK Banyuwangi Ny Ipuk Festiandani Azwar Anas menambahkan, Festival Posyandu Kreatif adalah sarana untuk mengajak semua pihak menaruh perhatian pada Posyandu.<\/p>\n<p>\u201dKami bersyukur, di Banyuwangi, Posyandu mendapatkan perhatian. Ini akan menjadi spirit bagi para kader Posyandu yang mengabdi dengan sepenuh hati untuk terus bergerak,\u201d kata Dani, sapaan akrab istri bupati Banyuwangi itu.<\/p>\n<p>Saat ini, jumlah Posyandu di Banyuwangi mencapai 2.292 buah. Ada lebih dari 10.000 kader Posyandu se-Banyuwangi. Saban tahun, Pemkab Banyuwangi menggelontorkan dana untuk kegiatan dan insentif para kader Posyandu.<\/p>\n<p>Pada Festival Posyandu Kreatif tersebut, para kader Posyandu berlomba menampilkan kreativitas dalam mendampingi perkembangan kesehatan ibu-anak. Salah satunya adalah Posyandu Kecamatan Licin yang punya pertunjukan boneka untuk balita.<\/p>\n<p>\u201cJadi kita ada panggung boneka untuk menghibur anak-anak. Sehingga anak-anak bersemangat diajak ke Posyandu. Lalu untuk ibu-ibunya ada cooking class, mengajarkan ibu-ibu menu makanan tambahan yang murah dan bergizi,\u201d terang Endang Mujiati, kader Posyandu Licin.<\/p>\n<p>Ada pula Posyandu Kecamatan Songgon yang rutin mengajak ibu dan anak senam bersama, petik buah, hingga tersedianya aneka mainan edukatif.<\/p>\n<p>\u201cWilayah Songgon sangat subur, kami mengenalkan anak-anak tentang buah dan sayur. Sedangkan ibu-ibunya kami berikan bibit untuk ditanam di rumah, sehingga asupan anak bisa dipenuhi dari tanaman tersebut,\u201d terang Sugiyarti, kader Posyandu Songgon.<\/p>\n<p>www.banyuwangikab.go.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"BANYUWANGI \u2013 Lebih dari 2.000 kader Posyandu mengikuti Festival Posyandu Kreatif di Banyuwangi, Senin (4\/3\/2019). Pesta para kader&hellip;\n","protected":false},"author":3,"featured_media":575,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"link","meta":{"csco_singular_sidebar":"","csco_page_header_type":"","csco_page_load_nextpost":"","csco_post_video_location":[],"csco_post_video_url":"","csco_post_video_bg_start_time":0,"csco_post_video_bg_end_time":0,"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-574","post","type-post","status-publish","format-link","has-post-thumbnail","category-kesehatan","post_format-post-format-link","cs-entry","cs-video-wrap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=574"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/574\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":576,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/574\/revisions\/576"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=574"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=574"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dinkes.banyuwangikab.go.id\/portal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}