DINAS Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan mengedepankan aksesibilitas, efisiensi, dan pemanfaatan teknologi, Dinkes berhasil menghadirkan solusi layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah diakses, dan lebih efisien untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, inovasi layanan kesehatan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan dalam
memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, terutama dalam hal kemudahan akses. ”Oleh karena itu, kami terus berupaya memperkenalkan inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan, baik dari sisi akses, efisiensi, maupun kualitasnya,” ujarnya Salah satu inovasi besar yang telah diimplementasikan adalah Sistem Integrasi Layanan Rujukan (Silaju). Dengan Silaju, layanan rujukan menjadi lebih cepat, akurat, dan real time. Sebab, data medical record pasien dari puskesmas yang dirujuk ke rumah sakit (RS)
angsung dapat dibaca di RS. Sehingga, dokter spesialis di RS yang menerima rujukan tidak perlu banyak bertanya tentang riwayat pengobatan dan riwayat penyakit pasien sebagai dasar tindakan.
Silaju mengintegrasikan aplikasi layanan Sistem Informasi Puskesmas (Simpus) dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) di Banyuwangi. Silaju merupakan implementasi pilar ke-6 transformasi kesehatan, yaitu transformasi teknologi kesehatan yang mana sistem ini saling terintegrasi dengan menggunakan layanan berbasis teknologi. (*/sgt/c1)
Penanganan Pasien Rujukan Kian Cepat dan Efisien Berkat Silaju
Sign Up for Our Newsletters
Get notified of the best deals on our WordPress themes.