Dinas Kesehatan Kenalkan Silaju

Dinas Kesehatan Banyuwangi berupaya memberikan layanan kesehatan yang lebih cepat bagi masyarakat. Salah satunya dengan pengembangan sistem rujukan yang terintegrasi antara puskesmas dengan rumah sakit (RS) di Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampaikan, melalui Sistem Integrasi Layanan Rujukan (Silaju), layanan rujukan menjadi lebih cepat, akurat, dan real time. Sebab, data medical record pasien dari puskesmas yang dirujuk ke RS langsung dapat dibaca di RS. Sehingga, dokter spesialis di RS yang menerima rujukan, tidak perlu banyak bertanya tentang riwayat pengobatan dan riwayat penyakit pasien sebagai dasar tindakan.

Silaju mengintegrasikan aplikasi layanan Sistem Informasi Puskesmas (Simpus) dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) di Kabupaten Banyuwangi. Secara resmi, aplikasi Silaju ini di-launching bersamaan dengan kegiatan Seminar Penggunaan Antimikroba Rasional di RSUD Genteng pada Sabtu, (20/8) lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Arief Setyawan, Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya Dr Rosidi Roslan SKM SH MPH MH, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat SKM MSi, Direktur RSUD Blambangan dr H Widji Lestariono MMKes, dan Direkstur RSUD Genteng dr Hj Asiyah Anggaraeni M.MRS. Hadir pula kepala puskesmas dan klinik, serta direktur rumah sakit se-Banyuwangi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Banyuwangi Arief Setiawan mengapresiasi Dinas Kesehatan yang telah menginisiasi pengembangan sistem rujukan yang terintegrasi antara puskesmas dengan rumah sakit di Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya Dr Rosidi Roslan SKM SH MPH MH mengatakan, Silaju ini merupakan implementasi pilar ke-6 transformasi kesehatan. Yaitu, transformasi teknologi kesehatan yang mana sistem ini saling terintegrasi dengan menggunakan layanan berbasis teknologi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat menjelaskan, dengan Silaju kondisi pasien yang dirujuk dari puskesmas segera dapat diketahui dan ditindaklanjuti  di RS. Petugas bisa langsung mempersiapkan bahan medis dan alat kesehatan yang dibutuhkan untuk memberikan pertolongan sehingga pelayanan kesehatan rujukan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien.

”Harapannya, pelayanan kesehatan masyarakat akan lebih baik dan kepuasan masyarakat akan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit terus meningkat,” kata Amir.

sumber ; radar banyuwangi

Prev
Data Cakupan Harian Vaksinasi Faskes

Data Cakupan Harian Vaksinasi Faskes

Next
Kemenkes Ambil Kebijakan Antisipatif Untuk Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak

Kemenkes Ambil Kebijakan Antisipatif Untuk Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak

Sejak akhir Agustus 2022, Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia

You May Also Like